| KURIKULUM APIKES IRIS |
| Mata kuliah utama adalah Manajemen Informasi Keseheatan, Klasifikasi Klinis, dan Sistem Informasi Kesehatan, yang semuanya mencapai 54 dari 119 sks. Pada Manajemen Informasi Kesehatan dibahas struktur dan isi rekam medis pasien, bagian yang tidak boleh kosong, dan kalau perlu mengembalikan rekam medis ke dokter untuk diperbaiki. Disini juga dibahas cara penomoran rekam medis, cara penyimpanan yang memudahkan pengambilan kalau pasien datang kembali, aspek hukum dan keamanannya. Pengelolaan rekam medis sangat penting karena rekam medis adalah tempat informasi pasien dicatat dan berguna untuk riwayat penyakit dan pengobatan di kemudian hari. Rekam medis berguna untuk komunikasi antara dokter, perawat dan analis kesehatan, serta untuk akreditasi rumah sakit, riset ilmiah, dan perlindungan hukum. Isinya harus benar dan lengkap, disimpan dengan baik dan dapat diambil kembali dengan cepat. Pada Klasifikasi Klinis dipelajari 11.420 kode penyakit menurut ICD-10 (International Classification of Diseases and Related Health Problems, 10th revision) dari World Health Organization (WHO). Ini untuk menjamin seragamnya kode penyakit di seluruh dunia, dan memudahkan pemantauan sebarannya menurut usia, wilayah, dan waktu kejadian. Pada sistem Informasi Kesehatan, penguasaan komputer dan program untuk menulis (MS Word) dan untuk mengolah data (MS Excel) diberikan pada semeseter pertama. Ini kemudian disusul dengan penguasaan basis data dan penggunaannya dalam mengelola data rekam medis rumah sakit. Penguasaan jaringan internet dan intranet, serta kemampuan presentasi data juga berada dalam kelompok mata kuliah ini. |
| SUSUNAN MATA KULIAH BERDASARKAN KELOMPOK ILMU: Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) 14 sks
Matakuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) 33 sks ● Dasar Ilmu Kedokteran (16 sks)
● Dasar Ilmu Kes. Masyarakat (17 sks)
Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB) 54 sks ● Manajemen Informasi Kesehatan (19 sks)
● Klasifikasi Klinis (15 sks)
● Sistem Informasi Kesehatan (20 sks)
Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB) - 10 sks
Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) 8 sks
|
| SUSUNAN MATA KULIAH BERDASARKAN SEMESTER Semester I, 23 satuan kredit semester(sks) Pada semester awal ini mahasiswa mendapatkan mata kuliah Bahasa Inggeris 2 sks, Penggunaan PC dan program Office 6 sks, Anatomi-Fisiologi 4 sks, Terminologi Medis 3 sks, Klasifikasi Klinis (KK) 2 sks, dan Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) 4 sks. Praktek Lapangan (PL) dengan beban 2 sks dilaksanakan setelah akhir ujuan semester. Penggunaan komputer dengan program Office merupakan syarat mutlak dalam profesi AIK, karena pelaporan rekam medis akan lebih effisien dan efektif kalau dilakukan dengan komputer. Anatomi-fisiologi dan terminologi medis merupakan syarat mutlak untuk dapat menguasai istilah penyakit yang didiagnosa dokter, karena AIK harus mampu mengkode diagnosis sesuai dengan ketentuan WHO. Manajemen informasi kesehatan membahas tentang sistem rekam medis secara umum, penerapannya untuk rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit umum dan rumah sakit jiwa. Klasifikasi klinis membahas cara penggunaan ICD-10 2nd ed (International Classification of Diseases and Related Health Problems, tenth revision, second edition) dari WHO (2004) untuk mengkode diagnosis. Pada semester ini diberikan juga tat cara pengkodean gejala penyakit dan hasil laboratorium untuk orang-orang yang diagnosis penyakitnya belum tersedia, dan pengkodean alasan seseorang berkunjung re rumah sakit. Semester II, 23 satuan kredit semester(sks) Mata kuliah umum berisi Bahasa Inggeris 2 sks, Biologi Sel dan Genetika 3 sks, Mikrobiologi dan Parasitologi 2 sks, Ilmu Kesehatan Masyarat 3 sks, dan Terminologi Medis 2 sks. Praktek Lapangan 2 di laksanakan sebelum semester berlangsung. Kuliah khusus berisi Sistem Database 3 sks, MIK 4 sks, dan KK 2 sks. Biologi sel dan genetika diberikan untuk mempersiapkan mahasiswa memiliki basis untuk mengkode penyakit jaringan darah, tulang dan tumor yang akan diberikan pada semester bekitunya. Mikrobiologi dan parasitologi diperlukan untuk memahami pengkodean penyakit infeksi kuman, virus, jamur, atau infestasi parasit. Sistem database merupakan mata kuliah khusus yang mempersiapkan mahasiswa untuk dapat menyusun seluruh data pelayanan rumah sakit dan melaporkan dengan cepat dan akurat. KK membahas pengkodean penyakit jantungdan pembuluh darah, pernafasan, pencernaan, dan penyakit jiwa. MIK membahas rekam medis rumah sakit jiwa, manajemen isi rekam medis, tata cara penyimpanan dan pengambilan rekam medis, serta penataan indeks dan register rumah sakit. Semester III, 18 satuan kredit semester(sks) Semester ini mencakup Bahasa Inggeris 2 sks, Farmakologi 2 sks, Biostatistik 3 sks, KK 3 sks, MIK 3 ks, Sistem Database 3 sks, dan Pl 2 sks. Farmakologi diarahkan pada pengenalan jenis obat generik dan menyesuaikannya dengan nama dagang serta efek umumnya, dengan tujuan memudahkan pengkodean penyakit akibat efek samping atau keracunan obat. Biostatistik diperlukan untuk mempersiapkan mahasiswa memapu menjadi pelaksana lapangan di saat penelitian kesehatan diselenggarakan oleh institusi kesehatan. KK pada semester ini membahas cara pengkodean penyakit akibat infeksi dan penyakit tumor, sedangkan MIK membahas statisik rumah sakit, perancangan formulir, dan sistem-sistem pengkodean. Sistem database merupakan lanjutan dari semester II, dan membahas serta menerapkan penyimpanan data pasien dalam jumlah besar. Semester IV, 22 satuan kredit semester(sks) Disini dibahas bahasa Indonesia 2 sks, Pancasila 2 sks, Metodologi Riset 3 sks, Dasar Akuntasi Kesehatan,2 sks, KK 3 sks, MIK 3 sks, Komputerisasi Data Rekam Medis 3 sks, Penggunaan Sistem Operasi dan Program Open-source 2 sks, dan PL 2 sks. Metodologi riset dan akuntansi kesehatan ditujukan untuk menyiapkan mahasiswa membantu analisis berbagai data riset dan perbendaharaan rumah sakit. Klasifikasi klinis membahas pengkodean penyakit darah dan jaringan terkait, penyakit hormon dan metabolik, penyakit syaraf, penyakit mata, penyakit telinga, penyakit kulit dan penyakit otot dan tulang. MIK membahwas konsep dan pelaksanaan hukum kesehatan dan penataan sistem informasi asuhan kesehatan. Pada komputerisasi, mahasiswa melaksanakan penataan data rumah sakit, termasuk data pasien dan kode penyakitnya, sehingga informasi pasien dan pelayanan bisa dilaporkan dengan sangat cepat. Sitem operasi dan program berbasis ‘open-source’ diberikan untuk membuat mahasiswa mampu melaksanakan komputerisasi data di rumah sakit yang tidak menggunakan produk-produk komputer komersial. Semester V, 15 satuan kredit semester(sks) Kuliah Agama 2 sks dan Psikologi sosial 2 sks diberikan pada semester ini, di samping KK 3 sks, MIK 3 sks, Jaringan Komputer 3 sks, dan PL 2 sks. KK membahas pengkodean penyakit organ genitalia, kebidanan, penyakit kandungan, penyakit masa sekitar kelahiran, dan penyakit yang dibawa sejak lahir. MIK membahas tata cara pemilihan kode penyakit yang menjadi masalah utama pelayanan kesehatan, dan kode penyakit yang merupakan penyebab dasar kematian. Cara penggunaan jaringan komputer diberikan bersama keterampilan dalam penggunaan program-komputer yang sering dipakai di rumah sakit. Semester VI, 11 satuan kredit semester(sks) Pada semester terakhir ini diberikan mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan 2 sks, Etika Profesi 2 sks, dan KK 3 sks, di samping Tulisan akhir 4 sks. Etika profesi membahas nilai-nilai yang dipegang teguh oleh AIK, terutama yang mencakup pemeliharaan rahasia pasien. KK membahas kode untuk cedera akibat faktor luar seperti luka, patah tulang, dan keracunan. Disini juga dibahas kode untuk faktor-faktor penyebab cedera tersebut, seperti kecelakaan lalu lintas atau kecelakaan umum, dan obat atau racun penyebab cedera. Untuk tulisan akhir, mahasiswa diharuskan mengumpulkan data pelayanan pasien dan menyajikannya dalam bentuk laporan rumah sakit yang benar. |